Travel

Makan Baby Potato di Bukit Sikunir saat 17 Agustus

Carola Basuki, Pada 16 August 2021

Sebelum Pandemi berlangsung, saya dan suami sering melakukan traveling keluar kota untuk menikmati keindahan Indonesia. Kami ingin kembali mengenang masa-masa saat kami bebas melakukan traveling tanpa adanya pembatasan seperti PPKM, PSBB, dan sebagainya. Tepat 2 tahun lalu sebelum Pandemi yaitu tahun 2018, kami memutuskan untuk merayakan 17 Agustusan di Bukti Sikunir, kawasan Dieng, Wonosobo. Disana, kami ingin menikmati wisata Sunrise yang konon katanya Sunrisenya merupakan Sunrise terbaik di Jawa Tengah . Selain itu, kami juga makan Baby Potato di Area Pemukiman Bukit Sikunir. 

Baca juga : 17 Tempat Terbaik Menyambut Sunrise di Jawa Tengah

1629106824-tbtp4wxdp3eva94c2flu.jpeg

Baby Potato khas Bukit Sikunir

Makan Baby Potato di Bukit Sikunir saat 17 Agustus adalah momen yang baru pertama kali kami lakukan saat mengunjungi Dieng. Dieng adalah area pegunungan yang terletak di kota Wonosobo. Tempat ini menyediakan destinasi wisata pegunungan yang menarik dalam satu wilayah yang memanjakan wisatawan untuk bisa tinggal lebih lama tinggal di area pegunungan ini. Pegunungan Dieng juga terkenal dengan kekayaan pertanian yang memproduksi Kol, Cabe Gendot, dan yang paling khas adalah Kentang Dieng. Jenis kentang Dieng ini berbeda daripada kentang lainnya. Di pasaran, harga kentang Dieng cenderung lebih mahal karena kentang ini memiliki tekstur yang lembut dan lebih gurih. Selain itu, Kentang Dieng Paling Disukai Pelaku Bisnis Restoran.

Kami tidak ingin melewatkan momen 17 Agustus begitu saja. Keinginan untuk berwisata ke Dieng sudah kami rencanakan sekitar 2 bulan sebelumnya. Yap, tujuan kami adalah ingin mengitari Area Pegunungan Dieng dan sekitarnya. Oleh karena itu, kami menginap di tempat penginapan yang sudah sering disewa oleh suami yaitu di Penginapan Bu Djono selama 5 hari. Penginapan ini cukup murah karena kami cukup membayar Rp 100.000 per malamnya untuk kamar yang biasa. Untuk kamar VIP berkisar Rp 200.000/ malam. Menurut kami penginapan ini cukup lengkap karena sudah dilengkapi fasilitas kamar mandi beserta air hangat, restaurant, selimut. Selebihnya untuk sarapan, makan siang, atau malam kami memilih untuk mencari di luar penginapan karena ingin menikmati makanan khas Dieng / Wonosobo.

Baca juga : 5 Kuliner yang Wajib Dicicipi Saat Berlibur ke Dieng

1629107112-telaga-warna-dieng-jawa-tengah.jpeg

Telaga Warna Dieng

Tempat Wisata Dieng tidak kalah menarik dengan wisata di luar negeri, seperti contohnya di Negara Switzerland. Banyak Area Wisata di Dieng yang dapat dikunjungi. Kami mengunjungi beberapa tempat seperti : Gunung Prau, Candi Arjuna, Telaga Warna, Kawah Sikidang, Gunung Kembang, Batu Ratapan Angin, dan tidak lupa Bukit Sikunir. Jika ingin menikmati Gunung Prau, Gunung Kembang atau Bukit Sikunir sebaiknya sekitar bulan Juni- September karena masih kemarau sehingga mudah mendaki. Namun untuk tempat destinasi lainnya seperti Candi Arjuna, Telaga Warna, lebih baik di bulan September - Februari karena hawanya lebih sejuk dan lebih mendapatkan nuansa warna hijau untuk daerah pegunungan. Nah, untuk masing-masing tempat yang kami kunjungi akan diceritakan di cerita selanjutnya ya.. 

Pertama kami ingin menceritakan terlebih dahulu Bukit Sikunir. Di tanggal 16 Agustus 2018, kami tiba di penginapan Bu Djono sekitar siang hari, lalu kami beristirahat untuk mempersiapkan badan agar tetap fit, sehingga subuhnya sekitar pukul 03.00 pagi, di tanggal 17 Agustus 2018 kami bisa menanjak ke Bukit Sikunir untuk menikmati Sunrise. Perjalanan dari Penginapan Bu Djono ke pos pemukiman / parkiran Bukit Sikunir tidak terlalu jauh. Kira-kira sekitar 15 menit jika ingin naik motor / mobil. Selanjutnya dari area parkiran perlu ditempuh lagi perjalanan selama 30 menit dengan berjalan kaki untuk sampai ke area pos pendaftaran pendakian Bukit Sikunir. Karena kami ingin mengejar Sunrise, akhirnya kami memutuskan untuk naik motor trail agar tidak telat mengejar Sunrise.

1629109058-Sikunir.jpeg

17 Agustusan di Bukit Sikunir, Dieng

Setelah sampai di Area Post Pertama setelah diantar motor trail, kami lanjutkan mendaki sampai ke puncak sekitar 30 menit. Area Pendakian cukup ramai karena moment 17 Agustus ini sehingga banyak pendaki ingin mengabadikan fotonya di Bukit Sikunir. Untungnya walaupun ramai kami bisa mengabadikan moment 17 Agustus ini di Bukit Sikunir. Sangat senang akhirnya bisa menginjakkan kaki di Bukit ini. Setelah banyak berfoto foto kami turun bukit lalu menikmati sarapan di Area Pemukiman sambil makan baby potato.

Selain menjual sarapan, area pemukiman itu juga menjual souvenir dan sayuran maupun buah buahan. Jiwa ibu-ibu pun keluar.. Karena harganya cukup murah untuk membeli sayur-sayuran & buah buahan , maka saya memborong kentang, cabe gendot dan kol khusus dari Dieng. Semuanya masih segar-segar. Kapan lagi bisa saya dapatkan selain di Dieng? Hehe..

Menyenangkan sekali ke Bukit Sikunir, next nya jika ada kesempatan ingin berkunjung kesini lagi. Ayuk ajak keluarga atau kerabat. Kapan lagi menikmati keindahan alam Indonesia kalau tidak dimulai dari sekarang? :)

 

  • #Sikunir
  • #Dieng
  • #kentang
  • #kuliner
  • #wisata
  • #mie ongklok